4th April 2014 Cat: Skripsi with Comments Off

Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah adalah salah satu contoh Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah dalam bentuk PDF secara gratis.

A. Pendahuluan
Fatimiyah merupakan Dinasti Syi’ah Isma’iliyah yang pendirinya adalah Ubaidillah al- Mahdi yang datang dari Syiria ke Afrika Utara yang menisbahkan nasabnya sampai ke Fatimah putri Rasulullah dan isteri Khalifah keempat Ali bin Abi Thalib. Karena itu menamakan Dinasti Fatimiyah (Hoeve, 1994: 8). Namun kalangan Sunni mengatakan Ubaidiyun. Konsep yang digunakan adalah Syi’ah radikal Isma’iliyah dengan doktrin- doktrinnya yang berdimensi politik, agama, filsafat, dan sosial. Serta para pengikutnya mengharapkan kemunculan al–Mahdy.

Ubaidillah dengan dukungan kaum Barbar, pertama dapat mengalahkan Gubernur- Gubernur Aghlabiyah di Ifriqia, Rustinia Khoriji di Tahar dan menjadikan Idrisiyah Fez sebagai bawahannya, saat pemerintah pertama kali ialah di al-Mahdiyah sekitar Qairawan yang kemudian Fatimiyah mengembangkan sayapnya ke daerah sekitarnya serta menduduki Mesir yang kemudian mendirikan kota baru yang diberi nama Kairo (al-Qohirah “yang berjaya”) atas prakarsa jenderal Jauhar Atsaqoli (Mufrodi,1997: 116).

Dalam bersaing dengan pemerintahan Abbasiyah, Fatimiyah memindahkan ibukotanya dari al-Mahdi ke Kairo. Dan Juga memberi gelar kepada Khalifah-Khalifah Fatimiyah sebagai Khalifah sejati. Begitu juga dia menyebarkan dai-dainya keluar Mesir yang mereka itu lulusan dari Universitas al-Azhar. Pada masa pemerintahan Fatimiyah timbul perang Salib dan muncul gerakan-gerakan Syi’ah yang ekstrim yang disebut Druze yang dipimpin oleh Darazi (Bosworth, 1993: 71).

B. Kondisi Politik dan Pemerintahan

Fathimiyyah adalah Dinasti syi’ah yang dipimpin oleh 14 Khalifah atau imam di Afrika dan Mesir tahun 909–1171 M, selama lebih kurang 262 tahun. Para kahlifah tersebut adalah :

1. ‘Ubaidillah al Mahdi

2. Al–Qa’im (924-946 M)

3. Al–Manshur (946-953 M)

4. Al–Mu’izz (953-975 M)

5. Al–‘Aziz (975-996 M)

6. Al–Hakim (996-1021 M)

7. Azh–Zhahir (1021-1036 M)

8. Al–Musthansir (1036-1094 M)

9. Al Musta’li (1094-1101 M) (909-924 M)

10. Al–Amir (1101-1131 M)

11. Al–Hafizh (1131-1149 M)

12. Azh–Zhafir (1149-1154 M)

13. Al–Faiz (1154-1160 M)

14. Al–‘Adhid (1160–1171 M)

Namun sejak tahun 1131 M, merupakan masa peralihan pemerintahan dari “Khalifah” ke “wali”. Hal ini terjadi ketika Dinasti Fatimiyah diperintah oleh al–Hafizh (sebagai wali bukan sebagai Khalifah).

Pada tahun 1094 M, setelah al-Muntasir wafat, terjadi perpecahan dalam gerakan ma’iliyah, yaitu kelompok Nizar yang sangat ekstrim dan Musta’ali yang lebih moderat. Dia mempertahankan kekhalifahan, namun basis kespiritualan lebih banyak melemah.

Berdirinya Dinasti ini bermula menjelang abad ke-X, ketika kekuasaan Bani Abbasiyah di Baghdad mulai melemah dan wilayah kekuasaannya yang luas tidak terkordinir lagi. Kondisi seperti inilah yang telah membuka peluang bagi munculnya Dinasti-Dinasti kecil di daerah-daerah, terutama di daerah yang Gubernur dan sultannya memiliki tentara sendiri. Kondisi ini telah menyulut pemberontakan-pemberontakan dari kelompok-kelompok yang selama ini merasa tertindas serta memberi kesempatan bagi kelompok Syi’ah, Khawarij, dan kaum Mawali untuk melakukan kegiatan politik.

Dinasti Fathimiyah bukan hanya sebuah wilayah gubernuran yang independen, melainkan juga merupakan sebuah rezim revolusioner yang mengklaim otoritas universal. Mereka mendeklarasikan adanya konsep imamah yakni para pemimpin dari keturunan Ali yang mengharuskan sebuah redefinisi mengenai pergantian sejarah Imam atau mengenai siklus eskatologis sejarah.

Dinasti Fathimiyah berkuasa mulai (909–1173 M) atau kurang lebih 3 abad lamanya. Dinasti ini mengaku keturunan Nabi Muhammad melalui jalur Fatimah az-Zahro. Kelompok Syi’ah berpendapat bahwa Ismail bin Ja’far as-Sadiq yang wafat (765 M), bukannya Musa saudaranya Ismail, yang berperan sebagai imam ketujuh menggantikan ayah mereka (imam Ja’far). Berdasarkan kepemimpinan Ismail inilah sebuah gerakan politik keagamaan Ad da’wah Fatimiyah diorganisir. Gerakan ini berhasil merealisir pertama kali pembentukan pemerintahan Syi’i yang eksklusif. Sedangkan kebanyakan kaum sunni yang mengatakan bahwa Dinasti Fatimiyah keturunan dari Ubaidillah al- Mahdi, disebut Dinasti Ubaydiun (Khalifah I Dinasti Fatimiyah) dan berasal dari Yahudi.

Gerakan Syi’ah Fatimiyah ini membuktikan pada Dunia, bahwa potensi doktrin mesianik dan sentralistik. Walaupun Syi’ah menganggap Ismail sebagai Imam mereka, tetapi Isma’il tidak berperan secara independen, karena ia mati muda, bahkan sebelum ayahnya (Imam Ja’far). Kondisi inipun tidak menghalangi perkembangan doktrin Ismaili, dengan dominasi dari bani Abbasiyah, karena dua golongan ini merasa bersaudara. Ini berangkat dari Umul Fadhl pernah menyusui Husain anak Fatimah dan Ali, ketika ia melahirkan Dotham. Jadi menurut mereka bani Abbasiyah dan Syi’ah Fatimiyah merupakan saudara sesusuan.

Keberhasilan menancapkan doktrin Ismaili, dalam perkembangannya mampu memberi perlindungan imam-imam mereka di Salamiyah, Siria dan telah memudahkan pengorganisasian dakwah Fatimiyah. Meskipun dakwah Fatimiyah ini dimulai sejak dini, namun baru pada masa Abu Ubaidillah Husein, generasi keempat setelah Ismaili, baru mulai berkembang pesat. Doktrin dakwah populer yang disebarkan pada saat itu ialah berhaknya anak Ubaidillah atas posisi penyelamat (al-Mahdi). Doktrin ini menggunakan sistem jaringan para agen (du’ah jamak dari da’i), sehingga sangat efektif dan terorganisir secara rapi.

Ubaidillah yang memimpin dakwahnya dari Salamiyah dan Siria ke Afrika Utara, dimana propaganda Syi’ah telah berkembang dengan pesat. Ia memimpin dakwahnya dengan memenangkan dukungan luas dari daerah-daerah yang kurang diperhatikan oleh Kholifah Abbasiyah. Lewat da’i seperti Ali bin Fadl al-Yamani dan Ibnu al-Hawsyab al-Kufy, Yaman, termasuk ibu kotanya, dapat direbut. Dengan dikuasainya Yaman, ia dapat menyebarkan para da’i ke berbagai daerah, termasuk Afrika Utara, belahan timur antara Arabia dan India. Juga Afrika Barat dengan da’i Abu Abdullah asy-Syi’i. Yang mengemukakan konsep akan datangnya Imam Mahdi , dari keturunan Nabi. Para da’i tersebut akhirnya berhasil menjadikan kaum Barbar sebagai pendukung kepemimpinan Ubaidillah al-Mahdi. Selanjutnya, atas dukungan besar inilah, asy-Syi’i berhasil menduduki Roaqadah, pusat pemerintahan Dinasti Aghlabiyah. Akhirnya al-Mahdi yang baru menggantikan ayahnya, datang ke Tunis untuk dinobatkan sebagai Khalifah (909 M).

Karena tidak menguasai daerah kekuasaannya, maka ia banyak menggantungkan pada da’i, seperti asy-Syi’i. Namun karena yang disebut belakangan rupanya banyak memberikan harapan dan konsesi terhadap penduduk lokal, maka ia dianggap kurang memenuhi program al-Mahdi yang luas. Kemudian al-Mahdi membersihkan figur-figur yang dicurigai, termasuk asy-Syi’i. Dalam masa pemerintahannya, untuk memperluas kekuasaannya, yang bermaksud memberikan kompensasi pada kaum Barbar, ia mengadakan ekspedisi wilayah laut tengah, seperti; Genoa, Sisilia, Mesir.

Keberhasilan pemerintahan Fatimiyah ini ditandai dengan pindahnya pusat pemerintahan ke Kairo. Hampir seluruh daerah Afrika Utara bagian Barat dapat dikuasai Fatimi, terutama setelah menaklukan wilayah Maghrib yang dipimpin Jawhar asy-Siqilli (969 M) dan menaklukkan Dinasti terakhir di Fusthath Ikhsyidiyyah. Disana juga mulai membangun ibu kota baru di Mesir, yaitu al-Qohirah (970 M) serta Masjid al-Azhar sebagai pusat pendidikan para da’i dan Khalifah al Muizz pindah ke ibu kota baru tahun (973 M). Dinasti Fatimiyah ini akhirnya makin berkembang dalam berbagai aspek kehidupan, karena ditopang dengan kekuasaan yang luas dan mampu membangkitkan berbagai macam aksi yang bersifat wacanis (keilmuan), perdagangan, keagamaan, walaupun peralihan kekuasaan ke wilayah timur, berlahan-lahan melenyapkan kekuasaan mereka dibagian Barat. Terbukti, wakil mereka di Tunis, Bani Ziri (1041 M) menyatakan tak terikat dengan pemerintahan Fatimiyah.

Pada masa pemerintahan al-Mustanshir (1036-1094 M) Dinasti Fatimiyah mencapai puncak kekuasaannya setelah terlibat konflik dengan Yunani tentang masalah Suriah. Para Khalifah Fatimi umumnya membina hubungan damai dengan Byizantium, kemudian bersatu karena ancaman-ancaman Petualang Seljuk dan Trukmen di Suriah dan Anatholia pada abad II.

Tetapi pada akhir abad 11 terjadi aksi Salib I yang mengancam penguasa-penguasa Turki Suriah. Para Khalifah Fatimiyah, pada pertengahan abad 12 bekerja sama dengan Dinasti Zangiyyah; Nuruddin dari Aleppo dan Damasqus untuk melawan tentara Salib (The Crusaders II). Setelah Ascalon jatuh ke tangan tentara Salib, Dinasti Fatimiyah mulai terpecah-belah. Para Khalifah kehilangan kekuasaan dan para Wazirnya (Gubernur) memegang kepemimpinan ekskutif dan militer. Dari sini Dinasti Fatimiyah di akhiri oleh serangan Sahadin (Shalahudin), keponakan yang cakap sebagai pengganti Syirkuh yang menguasai Mesir (1173 M) di bawah pemerintahan Nuruddin putra Zangi dari Dinasti Ayyubiyah.

Sekitar tahun 1171 M, Dinasti Fatimiyah ini berakhir. Dinasti ini banyak mencapai kemajuan peradaban dan peningkatan ekonomi dan penyebab kemunduran dan kehancuran Fatimiyah disebabkan karena perpecahan di antara para khalifahnya (Glasse,1996:43).

C. Kemajuan-Kemajuan Dinasti Fatimiyah

Selama kurun waktu 262 tahun, Fatimiyah telah mencapai kemajuan yang pesat terutama pada masa Al-Muiz, Al-Aziz dan Al-hakim. Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang, yaitu :

a. Kemajuan dalam hubungan perdagangan dengan Dunia non Islam, termasuk India dan negeri-negeri Mediteramia yang KRISTEN.

b. Kemajuan di bidang seni, dapat dilihat pada sejumlah dekorasi dan arsitektur istana.

c. Dalam bidang pengetahuan dengan dibangunnya Universitas Al–Azhar.

d. Di bidang ekonomi, baik sektor pertanian, perdagangan maupun industri.

e. Di bidang keamanan.

D. Kemunduran Dinasti Fatimiyah

Sesudah berakhirnya masa pemerintahan Al-Aziz, pamor Dinasti Fatimiyyah mulai menurun. Kalaupun pada masa al-Munthasir sempat mengalami kejayaan, itu tidaklah seperti apa yang telah dicapai oleh al-Aziz.
Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran Dinasti Fathimiyah adalah :

a. Para penguasa yang selalu tenggelam dalam kehidupan yang mewah.

b. Adanya pemaksaan ideologi Syi’ah kepada masyarakat yang mayoritas Sunni.

c. Terjadinya persaingan perebutan wazir.

d. Kondisi al-‘Adhid (dalam keadaan sakit) yang dimanfaatkan oleh Nur ad-Din.

Dalam kondisi khilafah yang sedang lemah, konflik kepentingan yang berkepanjangan diantara pejabat dan militer. Merasa tidak sanggup, akhirnya al-Zafir meminta bantuan kepada Nur al-Din dengan pasukan yang dipimpin oleh Salah al-Din Al-Ayyubi. Mula-mula ia berhasil membendung invasi tentara Salib ke Mesir. Akan tetapi kedatangan Salah al Din untuk yang kedua kalinya tidak hanya memerangi pasukan Salib, tetapi untuk menguasai Mesir.

Dengan dikalahkannya tentara Salib sekaligus dikuasainya Mesir, maka berakhirlah riwayat Dinasti Fatimiyah di Mesir pada tahun 1171 M yang telah bertahan selama 262 tahun.

E. Peninggalan Bersejarah Dinasti Fatimiyah

Di antara peninggalan Dinasti Fatimiyah, ada dua bangunan yang amat bersejarah dan keberadaannya hingga kini masih bisa dirasakan, bahkan mengalami perkembangan pesat. Peninggalan-peninggalan itu adalah :

a. Universitas Al–Azhar yang semula adalah masjid sebagai pusat kajian. Masjid ini didirikan oleh al-Saqili pada tanggal 17 Ramadlan (970 M). Nama Al–Azhar diambil dari al-Zahra, julukan Fatimah, putri Nabi SAW dan istri Ali bin Abi Thalib, imam pertama Syi’ah.

b. Dar al-Hikmah (Hall of Science), yang terinspirasi dari lembaga yang sama yang didirikan oleh al-Ma’mun di Baghdad.

Sumber : http://islamwiki.blogspot.com

Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah adalah salah satu contoh Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah kumpulan tugas akhir skripsi tesis tugas kuliah secara online Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah untuk SMU SLTA SMK MA S1 S2 S3 artikel paper karya ilmiah makalah tugas akhir skripsi tesis. Anda bisa mendownload Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah full content lengkap atau artikel yang berkaitan dengan Makalah Sejarah Dinasti Fatimiyah dalam bentuk PDF secara gratis.

makalah nisbah,contoh jurnal makalah kepemimpinan dalam organisasi,tugas makalah dinasti fatimiyah,contoh sampuldepan makalah dinasti isyana,contoh makalah indahnya islam,CONTOH-CONTOH THESIS TAWAJJUH,skripsi kendala dan peluang pengembangan sapi potong pdf,sejarah dinasti fatimiyah lengkap,pdf dinasti fatimiyah,makalahtugasumumpemerintahan

Related Post Powered by G o o g l e :

Eksistensi Pendidikan Islam di Mesir Masa Daulah Fatimiyah

Eksistensi Pendidikan Islam di Mesir Masa Daulah Fatimiyah

Eksistensi Pendidikan Islam di Mesir Masa Daulah Fatimiyah, Masa kegemilangan Dinasti Fatimiyah ditai dengan berpindahnya pusat pe menyimpan salinan tulisan tangan untuk buku sejarah karya alThabari. . ru hanya berperan sebagai fasilitator dan memberikan penajaman dari materi yang.

Read: Eksistensi Pendidikan Islam di Mesir Masa Daulah Fatimiyah DownloadRead
Download  435kB

Download 435kB

Download 435kB, Sejarah mencatat bahwa umat Islam dan Kristen pernah mengukir sejarah panjang bernama . Pertikaian juga terjadi antara Dinasti FatimiyahSyiah dan. Dinasti Pada tesis ini tidak dibahas tentang latar belakang bangsa Israel. 12.

Read: Download 435kB DownloadRead
Dr  Marzuki  M Ag  Buku PAI SMP   8 Sejarah Bab 10   Staff Site

Dr Marzuki M Ag Buku PAI SMP 8 Sejarah Bab 10 Staff Site

Dr Marzuki M Ag Buku PAI SMP 8 Sejarah Bab 10 Staff Site, Menceritakan sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan Islam sampai masa negara pada dinastidinasti Islam setelah masa Khulafaur Rasyidin. dinasti. Islam yang kemudian, seperti Abbasiyyah, Fatimiyah, Usmaniyah, adalah contoh.

Read: Dr Marzuki M Ag Buku PAI SMP 8 Sejarah Bab 10 Staff Site DownloadRead
ISLAM AND EDUCATION   UM Research Repository   Universiti

ISLAM AND EDUCATION UM Research Repository Universiti

ISLAM AND EDUCATION UM Research Repository Universiti, Aug 14, 2011 Lihat S.Q. Fatimi (1963), Islam Comes to Malaysia, Singapore: Sejarah Dinasti Yuan menyebutkan bahawa pada tahun 1282 dua utusan yang berkaitan dengan latar belakang responden dan latar belakang pengajian.

Read: ISLAM AND EDUCATION UM Research Repository Universiti DownloadRead
TERJERAT ISLAM FENOMENAL  Peradaban Fiqh   Direktorat

TERJERAT ISLAM FENOMENAL Peradaban Fiqh Direktorat

TERJERAT ISLAM FENOMENAL Peradaban Fiqh Direktorat, metode, visi dan strategi pendidikan dalam sejarah Islam, mulai dari masa Nabi Materi pendidikan Islam demikian ini . dinasti Fatimiyah pada 1005 di Mesir.

Read: TERJERAT ISLAM FENOMENAL Peradaban Fiqh Direktorat DownloadRead
COVER SKRIPSI   digilib   UIN Sunan Kalijaga

COVER SKRIPSI digilib UIN Sunan Kalijaga

COVER SKRIPSI digilib UIN Sunan Kalijaga, JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM. FAKULTAS ADAB Dinasti Umayyah berkuasa di alusia pada tahun 7111031M. A. Latar Belakang Masalah Berpindahnya pusat kekuasaan Fatimiyah lebih jauh ke timur yakni ke.

Read: COVER SKRIPSI digilib UIN Sunan Kalijaga DownloadRead
BAB I PENDAHULUAN A  LATAR BELAKANG MASALAH Bangsa

BAB I PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG MASALAH Bangsa

BAB I PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG MASALAH Bangsa, M oleh seorang penguasa Dinasti Fatimiyah. kecil dan materi yang berbeda. Bagaimana sejarah tradisi Maudu Lompoa di Cikoang, Kabupaten. Takalar?

Read: BAB I PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG MASALAH Bangsa DownloadRead
PERTUMBUHAN KERAJAAN MELAYU SAMPAI MASA

PERTUMBUHAN KERAJAAN MELAYU SAMPAI MASA

PERTUMBUHAN KERAJAAN MELAYU SAMPAI MASA, materi pelajaran sekolah menengah hampir tidak ada, karena itu Indonesia jilid II, disebutkan bahwa dari kitab sejarah dinasti Liang kita memperoleh dengan Presor Fatimi bahwa batu tulis itu berangka tahun 702 A.H atau tahun 1303.

Read: PERTUMBUHAN KERAJAAN MELAYU SAMPAI MASA DownloadRead
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Lahirnya Madrasah sebagai

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Lahirnya Madrasah sebagai

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Lahirnya Madrasah sebagai, 2 Des 2010 Bahanmateri pendidikan, kemudian diturunkan oleh Allah swt. kepada Nabi Fatimiyah mengubah fungsi Jami' alAzhar menjadi Universitas alAzhar, yang banyak Pada masa Dinasti Abbasiyah metode pendidikanpengajaran yang digunakan atau ilmu lain seperti ilmu bahasa dan ilmu sejarah.

Read: Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Lahirnya Madrasah sebagai DownloadRead
Sejarah Keuangan Islam   digilib   UIN Sunan Kalijaga

Sejarah Keuangan Islam digilib UIN Sunan Kalijaga

Sejarah Keuangan Islam digilib UIN Sunan Kalijaga, Dinasti Abbasiyah dikenal sebagai masa kemajuan keuangan Islam, hingga runtuhnya 174 Aplikasia, Jurnal Aplikasi llmuilmu Agama, Vol. IX, No. di Asia Tenggara, Sasanid di Cordova, Fatimiyah di Mesir, dan Turki Usmani di Istambul.

Read: Sejarah Keuangan Islam digilib UIN Sunan Kalijaga DownloadRead
Download  9Mb    digilib

Download 9Mb digilib

Download 9Mb digilib, Hermeheia,Jurnal Kajian Islam Interdlsipliner Vol.2 No. 2 JuliDesember sejarah hukum Islam, kecenderungan burhani dalam hukum Islam ini sebenarnya kekuasaan politik Abbasiyah di Irak dan Fatimiyah di Mesir, yang masing yang dikembangkan oleh dinasti Abbasiyah bertolak dari masa kodifikasi. (tadwin) 

Read: Download 9Mb digilib DownloadRead
ARTIKEL 4  LEMBAGA PEMERINTAHAN pmd   Publikasi Ilmiah

ARTIKEL 4 LEMBAGA PEMERINTAHAN pmd Publikasi Ilmiah

ARTIKEL 4 LEMBAGA PEMERINTAHAN pmd Publikasi Ilmiah, LembagaLembaga Pemerintahan dalam Sejarah . Kini, istilahistilah ini telah menjadi khazanah dalam sejarah Dinasti Fatimiyah juga disebut amil.31.

Read: ARTIKEL 4 LEMBAGA PEMERINTAHAN pmd Publikasi Ilmiah DownloadRead
Download   Jakarta Islamic Center

Download Jakarta Islamic Center

Download Jakarta Islamic Center, Dengan memperhatikan latar belakang di atas, Lembaga Jakarta . Pengertian, sejarah, tujuan, kedudukan, persyaratan Dinasti Fatimiyah (AlAzhar). 13.

Read: Download Jakarta Islamic Center DownloadRead
PERANG SALIB DAN KEJAYAAN SALAHUDDIN AL AYUBI

PERANG SALIB DAN KEJAYAAN SALAHUDDIN AL AYUBI

PERANG SALIB DAN KEJAYAAN SALAHUDDIN AL AYUBI, sejarah perjalanan umat beragama yang tercatat dalam lembaran sejarah perang Rule: A Study Implementation Inclusive Vision on Region, Jurnal AlTamaddun, 3, khalifah Fatimiyah, alHakim bin Amr Allah telah menjadi isu bagi Armanus dan pasukannya tetap tumpas di tangan dinasti Seljuk di bawah.

Read: PERANG SALIB DAN KEJAYAAN SALAHUDDIN AL AYUBI DownloadRead
BAHAN BAHAN TENTANG ISLAM DALAM KOLEKSI       E Journal

BAHAN BAHAN TENTANG ISLAM DALAM KOLEKSI E Journal

BAHAN BAHAN TENTANG ISLAM DALAM KOLEKSI E Journal, 4 Fatimi, S.Q (1963), Two Letters From Maharaja to Khalifah. Islam, undangundang Islam (syariah), sistem kerajaan Islam, dan ekonomi. Islam. makalah mengenai penelitian sumber sejarah Islam iaitu makalah S.Q Fatimi ( KP JB 

Read: BAHAN BAHAN TENTANG ISLAM DALAM KOLEKSI E Journal DownloadRead
Perkembangan Islam di Singapura

Perkembangan Islam di Singapura

Perkembangan Islam di Singapura, pernah pula menjadi val Kerajaan Siam dan Pahang. . Namun demikian teori nisan Fatimi ini kemudian menjadi lemah dengan diajukannya teori Hikayat Rajaraja Pasai (ditulis setelah 1350), Sejarah Melayu (ditulis setelah 1500).

Read: Perkembangan Islam di Singapura DownloadRead